10 Kelainan yang Mempengaruhi Anatomi Payudara

Spread the love

10 Kondisi dan kelainan yang mempengaruhi anatomi payudara

  1. Penyakit payudara jinak (bukan kanker). Benjolan di payudara belum tentu berbahaya. Sebagian besar dari benjolan tersebut sebenarnya adalah tumor payudara jinak. Agar dapat membedakan tumor payudara jinak dari yang ganas, simak penjelasannya di sini. Tumor payudara jinak adalah benjolan tumor yang tumbuh di payudara, tidak terbentuk dari sel-sel yang ganas, dan tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Tumor ini juga umumnya tidak membahayakan nyawa penderitanya.
  2. Kista payudara. Breast cyst atau kista payudara adalah benjolan berbentuk bulat atau lonjong yang berisi cairan dan tumbuh pada jaringan payudara. Benjolan ini tidak mengandung sel kanker atau bersifat jinak. Kista payudara dapat berjumlah lebih dari satu dan tumbuh pada salah satu atau kedua payudara. Jika diraba, kista payudara terasa lembek seperti balon berisi air. Kista yang ada di payudara dapat rasa tidak nyaman atau nyeri, tergantung dari ukuran kista.
  3. Benjolan payudara.
  4. Nyeri payudara (mastalgia). Mastalgia adalah rasa nyeri yang muncul di payudara. Mastalgia merupakan keluhan yang umum dialami oleh wanita menjelang haid dan selama haid. Saat menjelang haid hingga menstruasi, tubuh wanita mengalami perubahan hormon. Perubahan inilah yang diduga menimbulkan nyeri pada payudara nyeri menjelang haid. Selain berhubungan dengan haid, payudara nyeri juga dapat disebabkan oleh penyebab lain, termasuk penyebab di luar payudara.
  5. Ruam payudara. Ruam yang muncul di payudara disebut dengan intertrigo. Kondisi ini terjadi karena kulit bawah payudara menangkap keringat dan lembap, lalu terkena gesekan dari bra atau kulit di bawahnya. Kombinasi inilah yang memicu timbulnya ruam yang terasa gatal. Penyebab aling sering karena alergo makanan
  6. Perubahan payudara fibrokistik (benjolan dan nyeri non-kanker). Fibrokistik mammae atau fibrokistik payudara adalah jaringan yang terasa kenyal atau seperti kumpulan tali. Dokter menyebutnya sebagai jaringan payudara nodular atau kelenjar.  Fibrokistik mammae tidak berbahaya, tapi bisa mengganggu bagi sebagian wanita. Fibrokistik payudara juga dapat menyebar ke seluruh payudara, hanya di satu area, atau membentuk satu benjolan atau bahkan lebih.
  7. Ektasia saluran susu (saluran susu bengkak). Mammary duct ectasia terjadi ketika saluran susu di bawah puting membesar, dinding saluran menebal dan saluran terisi dengan cairan. Saluran susu kemudian tersumbat dengan zat yang kental dan lengket. Perubahan itu sebenarnya normal dan tak perlu dikhawatirkan, sebab mammary duct ectasia bukanlah tanda atau faktor yang berisiko menyebabkan kanker payudara. Mammary duct ectasia terjadi paling sering pada wanita di usia 40-an dan 50-an. Kondisi ini biasanya tidak menimbulkan gejala, tetapi beberapa wanita mungkin mengalami nyeri pada puting dan payudaranya, atau mengalami peradangan di daerah dekat puting (mastitis periductal). Mammary duct ectasia biasanya membaik tanpa pengobatan. Namun, jika gejalanya tetap berlangsung lama, mungkin perlu antibiotik atau pembedahan untuk mengangkat saluran susu yang terkena.
  8. Mastitis (infeksi payudara). Mastitis merupakan suatu kondisi di mana jaringan payudara wanita menjadi bengkak dan meradang. Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh infeksi pada saluran payudara. Peradangan yang terjadi pada payudara ini bisa menyebabkan rasa nyeri, bengkak, rasa panas, dan kemerahan. Beberapa perempuan juga melaporkan adanya demam dan mengigil akibat mastitis.
  9. Keluarnya cairan dari puting. Galaktorea adalah keputihan atau cairan dari puting payudara yang dapat tidak berhubungan dengan kehamilan. Galaktorea bisa datang bersamaan dengan gejala lain dan keluarnya bisa persisten atau terputus-putus pada satu atau kedua payudara. Keluarnya cairan dari bagian puting payudara normal terjadi mulai dari kehamilan hingga setelah melahirkan atau saat menyusui.  aiCran dari puting susu juga dikenal sebagai galaktorea. Ini biasanya terjadi pada wanita termasuk mereka yang belum pernah hamil. Meski ini seringkali terjadi pada wanita, galaktorea juga dapat mempengaruhi pria dan bayi. Galaktorea adalah keputihan atau cairan dari puting payudara yang dapat tidak berhubungan dengan kehamilan. Galaktorea bisa datang bersamaan dengan gejala lain dan keluarnya bisa persisten atau terputus-putus pada satu atau kedua payudara. Gejala yang menyerupai galaktorea dapat termasuk haid yang tidak teratur dan ketidakseimbangan hormon, gangguan penglihatan atau gejala lain yang berhubungan dengan potensi penyebab yang mendasarinya. Galaktorea dapat disebabkan oleh berbagai alasan termasuk faktor medis dan gaya hidup.
  10. Kanker payudara Kanker payudara  adalah ancaman nomor satu bagi kesehatan payudara. Sekitar 1 dari 8 wanita akan menerima diagnosis kanker payudara dalam hidupnya. Kanker payudara adalah kondisi ketika sel kanker terbentuk di jaringan payudara. Kanker bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), atau di saluran (duktus) yang membawa air susu dari kelenjar ke puting payudara. Kanker juga bisa terbentuk di jaringan lemak atau jaringan ikat di dalam payudara. Kanker payudara terbentuk saat sel-sel di dalam payudara tumbuh tidak normal dan tidak terkendali. Sel tersebut umumnya membentuk tumor yang terasa seperti benjolan. 
loading...

Материалы по теме:

Kehebatan Komposisi dan Kandungan ASI
Komposisi ASI ASI terdiri dari air, trigliserida, asam lemak, laktosa, protein, vitamin, kalsium, fosfat, serta limfosit B dan T yang hidup, neutrofil, makrofag, sel punca, ...
Anatomi Payudara Laktasi
Anatomi Payudara Laktasi Struktur payudara meliputi puting dan areola, jaringan mammae, jaringan ikat dan lemak pendukung, pembuluh darah dan limfatik, serta saraf .
BACA  Tingkat Menyusui Di Indonesia dan Negara Negara di Dunia
Anatomi payudara. Jaringan ...
Anatomi dan Fisiologi Laktasi
Anatomi dan Fisiologi Laktasi Struktur payudara meliputi puting dan areola, jaringan mammae, jaringan ikat dan lemak pendukung, pembuluh darah dan limfatik, serta saraf . Anatomi payudara. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *